Berawal dari rasa KEPO.
Dia adalah kekasihku yang dapat membuat hati ini Move On dan menatap dunia lebih indah lagi.
Dion, kami sudah hampir empat bulan menjalankan hubungan ini.
Sempat tak menyangka dapat mengenal dirinya dan sekarang menjadi orang yang di cintainya.
Dion adalah salah satu atlet basket disekolah, dia tampan, berkulit putih, ramah, dan cukup jutek saat belum mengenalnya. yaa.. bisa dibilang dia salah satu idaman cewe-cewe diluar sana. (Tapi gk tau juga sih wkwkwk)
Kisah perkenalan kita berawal dari rasa ke kepoannya kepada aku. Tak sengaja ia melihat akun sosial mediaku di PC milik Danial.
Dion pun meminta alamat akun sosmed ku kepada Danial, dan Danial aku izinkan untuk memberinya.
Sore itu.... ada akun yang menjadikanku teman socmednya,yaitu Dion.. langsung deh aku add back.
Karena tak ingin terlalu kepo akupun tidak memulai obrolan.. dan pada akhirnya dia yang greet aku untuk pertama kalinya.
" malam.. ",, "hey". adalah greet pertama dia untukku. Kami pun berkenalan via socmed. Dan Dion mulai ingin bertemu denganku.
Pertama kali aku melihat Dion, dia jutek sekali dan tidak terlalu peduli. Namun berbeda ketika kami mengobrol di socmed. Dia termasuk orang yang perhatian dan menyenangkan.
Senang sekali rasanya bisa berkenalan dengan cowo ganteng dan anak basket ( Idaman cewe-cewe zaman sekarang ). Rasa GE'ER pun melanda diri ini.
Setiap hari selama 2 minggu kami selalu mengobrol di socmed, rasanya sangat senang namun kecewa.
Mengapa kecewa???
Karena saat kami chat, dia bilang bahwa dia sedang tertarik kepada seorang gadis. Aku pun hanya memberinya semangat untuk mendekati gadis itu. Dan mulai merasa bahwa gadis itu adalah AKU.
Tapi mustahil. Kami baru saja mengenal. Tak mungkin dia tertarik padaku meski kami sering chat.
Kecewa itu melanda hanya sebentar, karena memang sepertinya aku hanya mengaggumi ketampanannya. dan tak mungkin dia menyukaiku. Jadi yaa gk kecewa-kecewa banget. hehehehe.
Hari itu, pada malam Minggu,21 November 2015. Aku menemuinya untuk kesekian kalinya bahkan menemaninya untuk bermain basket di salah satu taman yang ada di Jakarta Pusat.
Kagum? Iya.
Senang? Banget
Rasanya sangat kagum dan ingin sekali menjadi kekasihnya.
" Hahahahaha..." itulah yang ada di pikiranku.
Tak mungkin dia mau dengan wanita seperti aku yang wajah saja tak begitu cantik. Dan apalagi dia belum terlalu mengenal kepribadianku.
Namun..... " JRENG!!! "
Seakan malam itu adalah mimpi terindah dan tak ingin bangun dari mimpi itu.
Dion...
iya Dion....
Dion menyatakan bahwa ia menyukaiku dan menginginkan aku untuk menjadi kekasihnya..
Tak kusangka..Dion pria tampan dengan skill basket yang dimilikinya memilihku untuk menjadi kekasihnya.
Sebuah Mukjizat dari tuhan atas kejadian tersebut. ( elleehh LEBAY ).
Hubungan kami diawal masa jadian memang biasa-biasa saja karena mungkin rasa sayang itu belum tumbuh. Kami pun menjalaninya seperti air saja..
Tak terasa.. ada yang berbeda di hati ini.
Takut kehilangannya, mulai sangat peduli, dan rasa sayang serta Cinta itu tumbuh perlahan.
Aku yang awalnya hanya menjadikannya kekasih hati tanpa dasar CINTA,sekarang berubah..
Sekarang dia adalah sang Pangeran hati yang menempati relung hati ini dan berhasil membuatku jatuh cinta.
Dia adalah Pangeran hati ini entah sampai kapan. Namun..Hanya Tuhan yang tau apakah dia benar jodohku untuk masa depan atau hanya seseorang yang Tuhan titipkan kepadaku untuk dijaga dan akhirnya menemukan kekasih hatinya sesungguhnya. ( JAGAIN JODOH ORANG donggsss )
Aku hanya bisa berharap dengan harapan.. " Ya Tuhan,, Jika benar hati ini memilihnya. Jaga hati ini dengan sebaik mungkin. Dan apabila dia adalah Imamku kelak, aku mohon agar dia menjadikan hati ini tempat ia pulang saat dia pergi. "
" Dion, memang masa PDKT kita tak lama, dan hubungan ini masih berumur muda. Namun aku menyadari bahwa aku telah jatuh cinta lagi. Jatuh cinta kepadamu.
Aku hanya menginginkan, agar kelak hati ini tak lagi salah memilih, dan kamu adalah yang terakhir untukku.
Jaga hatiku yang telah aku berikan padamu, jika kau bosan. Kau boleh mengembalikan hati itu kepadaku.
Aku sangat Mencintaimu. "
# Melisa Fitri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar